Pingback WordPress: Apa Itu dan Cara Menonaktifkannya

Nasrullah Halim

Cara Menonaktifkan Self Pingback di WordPress

Jika kamu seorang blogger atau pemilik website WordPress, mungkin pernah mendengar atau bahkan melihat sendiri istilah pingback muncul di bagian komentar dan dashboard WordPress. Pingback sebenarnya adalah fitur lama yang dibuat untuk memudahkan komunikasi antarblog.

Ketika satu blog menyebut (menyertakan tautan) ke postingan di blog lain, sistem akan secara otomatis mengirimkan notifikasi bahwa konten dijadikan referensi. Tujuannya yaitu membangun jaringan antarblog, memperluas jangkauan, dan meningkatkan hubungan antar penulis blog.

Misalnya, jika Blog A menulis artikel dan menyebut Blog B, sistem akan secara otomatis mengirimkan ping (notifikasi) ke Blog B. Blog B kemudian bisa menampilkan pemberitahuan ini sebagai komentar atau referensi.

Namun, dijaman sekarang, pingback wordpress tidak lagi se efektif dulu. Banyak website memilih untuk menonaktifkannya karena lebih banyak kekurangan daripada manfaatnya. Terutama jika kita berbicara tentang self pingback, yaitu kondisi ketika website kita sendiri mengirimkan ping ke dirinya sendiri karena adanya tautan internal antar halaman. Masalahnya, hal tersebut bisa memenuhi kolom komentar dengan notifikasi yang tidak berguna, tentu akan memperlambat performa website.

Jadi masalah muncul ketika sistem pingback digunakan secara internal, alias ketika kamu menautkan artikel di situsmu sendiri, itulah yang disebut self pingback. WordPress tidak bisa membedakan apakah tautan itu menuju situs lain atau halaman di domain yang sama. Akibatnya, setiap kali kamu menautkan artikel lama dalam postingan baru, kamu akan menerima notifikasi pingback dari situsmu sendiri.

Bisa dibayangkan jika kamu memiliki ratusan artikel saling terkait, maka kolom komentar bisa penuh dengan notifikasi self pingback yang tidak berguna. Selain mengganggu secara visual, hal ini juga bisa memperlambat database WordPress karena setiap ping harus diproses sebagai komentar baru.

Kami sendiri sudah mengalaminya sendiri, situs Nginstall ID mempunyai banyak artikel dan setiap kali menerbitkan artikel yang menyertakan link internal pasti selalu ada notifikasi komentar masuk. Hal tersebut cukup mengganggu karena akan bertumpuk dengan komentar pingback asli yang berasal dari luar.

Perbedaan antara Pingback, Trackback, dan Backlink

Sebenarnya pingback, trackback, dan backlink adalah tiga hal berbeda dalam dunia blogging dan SEO. Ketiganya memang memiliki fungsi serupa, yaitu untuk menghubungkan satu konten dengan konten lain, tetapi cara kerjanya tidak sama.

Trackback adalah sistem manual yang digunakan untuk memberi tahu situs lain bahwa kamu telah menautkan artikelnya. Kamu harus secara aktif mengirimkan trackback URL ke situs tujuan.

Pingback bersifat otomatis. WordPress akan mengirimkan notifikasi secara langsung tanpa kamu harus mengatur apa pun, selama fitur ini diaktifkan.

Backlink berbeda dari istilah keduanya. Backlink adalah tautan yang ditempatkan di suatu halaman web dan mengarah ke halaman lain. Backlink tidak menghasilkan notifikasi otomatis, tetapi justru menjadi faktor yang bagus dalam algoritma SEO Google.

Jika kamu fokus pada SEO dijaman sekarang, yang paling penting adalah backlink, karena bermanfaat langsung terhadap otoritas domain. Pingback dan trackback saat ini lebih dianggap sebagai fitur sosial blogging daripada alat SEO yang bagus. Namun, karena keduanya rawan menimbulkan spam, banyak pemilik web memilih untuk menonaktifkannya.

Mengapa Harus Menonaktifkan Self Pingback?

Menonaktifkan self pingback bukan hanya karena alasan notifikasi yang menggangu. Tetapi ada alasan lain yaitu:

1. Meningkatkan Performa Website

Setiap pingback membuat permintaan tambahan ke server. Jika kamu memiliki banyak artikel yang saling terhubung, hal tersebut dapat mengurangi kecepatan website. Dengan menonaktifkan self pingback, kamu bisa meringankan beban database dan mempercepat waktu load halaman.

2. Mengurangi Spam

Self pingback sangat rawan spam atau komentar tidak penting. Spam sangat berbahaya bagi website dan bisa terkena pinalti Google.

3. Memperbaiki Kualitas SEO Secara Tidak Langsung

Dengan menonaktifkan self pingback, Google fokus mengindeks hanya pada tautan yang benar-benar penting. Crawl budget lebih baik, dan struktur internal link di website kamu tetap rapi.

4. Tampilan Web Bersih

Situs yang memiliki banyak pingback internal terlihat berantakan. Dengan menonaktifkannya, website kamu bisa  lebih terkesan bersih dan profesional di mata pengunjung.

5. Mencegah Serangan DDoS Berbasis Pingback

Beberapa hacker memanfaatkan sistem XML-RPC (yang digunakan pingback) untuk melakukan serangan DDoS. Jika fitur ini dinonaktifkan, website jadi lebih aman dari potensi eksploitasi semacam itu.

Cara Menonaktifkan Pingback di WordPress

1. Login ke WordPress > Settings > Discussion

Cara Menonaktifkan Pingback di WordPress

2. Hilang centang pada Attempt to notify any blogs linked to form the post dan Allow link notifications form other blogs (pingbacks and trackbacks) on new posts. Setelah itu klik Save Changes dibagian bawah.

Cara Menonaktifkan Pingback di WordPress

Selesai.

Cara Menonaktifkan Self Pingback di WordPress

#Tanpa Menggunakan Plugin

Jika kamu hanya ingin menonaktifkan self pingback (tanpa memblokir pingback dari luar), kamu bisa menambahkan kode berikut ke file functions.php pada tema:

function disable_self_pingbacks( &$links ) {
foreach ( $links as $l => $link )
if ( 0 === strpos( $link, get_option( ‘home’ ) ) )
unset($links[$l]);
}
add_action( ‘pre_ping’, ‘disable_self_pingbacks’ );

atau

add_action( ‘pre_ping’, function( &$links ) {
$home = get_option( ‘home’ );
foreach ( $links as $l => $link ) {
if ( 0 === strpos( $link, $home ) ) {
unset( $links[ $l ] );
}
}
} );

#Menggunakan Plugin

Jika kamu tidak ingin ribet, gunakan plugin saja. Dari sekian banyak plugin yang paling mudah adalah plugin No Self Ping. Install plugin tersebut lalu klik Activate. Secara otomatis plugin akan langsung bekerja dan kamu tidak akan menerima notifikasi pingback dari situsmu sendiri.

Cara Menonaktifkan Self Pingback di WordPress

Akhir kata

Pingback pada dasarnya merupakan cara otomatis untuk memberi tahu pemilik situs bahwa artikel telah dijadikan referensi di situs lain. Dengan demikian, sistem ini awalnya sangat membantu untuk membangun otoritas website. Akan tetapi saat ini rawan serangan spammer, pingback justru menjadi celah keamanan dan sumber spam di banyak situs WordPress.

Sebagai gantinya kamu bisa membuat link building alami, struktur internal link yang bagus dan relevan serta kecepatan website. Hal tersebut lebih bagus untuk SEO dijaman sekarang.

Bagikan:

Nasrullah Halim

Founder nginstall.id | Teknik Informatika. Penyuka dunia teknologi terutama dibidang Web Development. Saat ini sedang mengerjakan project Copywriting dan Web Design.

Artikel Terkait

Leave a Comment