Apa Perbedaan File System Fat32, NTFS dan exFAT?

Nasrullah Halim

Perbedaan File System Fat32, NTFS dan exFAT

Ketika melakukan format flashdisk, hard disk, SSD, kartu memori, ataupun media penyimpanan lainnya, kamu akan menemukan beberapa pilihan file system, di antaranya FAT32, NTFS, dan exFAT. Ketiganya memiliki fungsi dasar yang sama, yaitu mengatur bagaimana data disimpan, dibaca, ditulis, dan dikelola pada sebuah media penyimpanan. Namun, masing-masing memiliki karakteristik dan kecocokan pada perangkat yang berbeda.

Memilih file system dapat memengaruhi batas ukuran file, kapasitas partisi, kecocokan dengan perangkat, keamanan data, performa penyimpanan, dan kesesuaian media digunakan pada sistem operasi tertentu.

Sebelum membahas diantara ketiganya, alangkah baiknya kamu harus sedikit tahu dulu apa itu file system.

Apa Itu File System?

File system adalah sistem yang digunakan oleh sistem operasi untuk mengatur dan mengelola data pada media penyimpanan. File system menentukan bagaimana file diberi nama, disimpan, ditemukan, diakses, dan dikelompokkan di dalam sebuah drive.

Tanpa file system, sistem operasi tidak akan memiliki struktur yang jelas untuk mengetahui lokasi sebuah file di dalam media penyimpanan. Ketika kita menyimpan dokumen, foto, video, aplikasi, atau file lainnya, file system membantu sistem operasi mencatat informasi mengenai file tersebut.

Beberapa contoh file system antara lain FAT32, NTFS, exFAT, APFS, HFS+, ext4, dan berbagai format lainnya. Setiap file system dirancang dengan tujuan dan karakteristik yang berbeda.

Pada perangkat windows, tiga format yang digunakan untuk media penyimpanan internal dan eksternal adalah FAT32, NTFS, dan exFAT.

Sudah paham ya? kita lanjut ke perbedaan file system FAT32, NTFS dan exFAT.

Apa Itu FAT32?

FAT32 (File Allocation Table 32) merupakan file system yang sudah digunakan sejak lama dan menjadi salah satu format penyimpanan dengan tingkat kecocokan yang paling banyak pada berbagai perangkat.

FAT32 merupakan pengembangan dari sistem FAT sebelumnya. Karena sudah digunakan selama bertahun-tahun, hampir semua sistem operasi jaman sekarang maupun berbagai perangkat elektronik dapat mengenali FAT32.

Flashdisk, kartu memori, kamera, televisi, konsol game, head unit mobil, perangkat multimedia, dan berbagai perangkat lainnya rata-rata mendukung FAT32.

Keunggulan utama FAT32 adalah kecocokannya dengan berbagai jenis perangkat. Media yang diformat menggunakan FAT32 akan dapat digunakan pada Windows, Linux, macOS, perangkat Android, kamera digital, konsol game, dan perangkat elektronik lainnya.

Namun, FAT32 mempunyai keterbatasan yaitu ukuran maksimal satu file sekitar 4 GB (file tunggal). Artinya, sebuah file video atau dokumen yang ukurannya lebih besar dari batas tersebut tidak dapat disimpan pada drive FAT32 meskipun kapasitas kosong pada drive masih banyak.

Apa Itu NTFS?

NTFS (New Technology File System) merupakan file system yang dikembangkan Microsoft dan menjadi file system utama pada sistem operasi Windows dijaman sekarang.

NTFS dibuat untuk memberikan kemampuan pengelolaan data yang lebih lengkap dibandingkan FAT32. File system ini mendukung berbagai fitur seperti file permission, journaling, compression, encryption, dan pengelolaan file berukuran besar.

NTFS merupakan pilihan default untuk drive sistem windows. Ketika Windows diinstal pada SSD atau hard disk internal, partisi sistem pasti menggunakan NTFS.

Salah satu kelebihan NTFS adalah support terhadap file berukuran sangat besar diatas 4GB file tunggal. Dengan demikian, kamu tidak perlu khawatir dengan file berukuran 4 GB seperti pada FAT32.

Kelemahan utama dari NTFS adalah kecocokannya dengan berbagai perangkat tidak seluas FAT32.

Windows dapat membaca dan menulis NTFS dengan baik, tetapi sejumlah perangkat seperti televisi, kamera, konsol game, perangkat multimedia, dan perangkat elektronik tertentu hanya mendukung FAT32 atau exFAT.

Karena itu, menggunakan NTFS pada flashdisk tidak selalu menjadi pilihan terbaik jika flashdisk tersebut akan dipindahkan ke banyak perangkat berbeda.

Apa Itu exFAT?

exFAT (Extended File Allocation Table) dikembangkan untuk mengatasi beberapa keterbatasan FAT32 sekaligus mempertahankan konsep file system yang relatif sederhana.

exFAT sangat populer digunakan pada flashdisk, kartu SD berkapasitas besar, SSD eksternal, dan hard disk eksternal.

Salah satu kelebihan exFAT adalah kemampuannya menyimpan file berukuran jauh lebih besar daripada batas 4 GB pada FAT32.

Karena itu, exFAT sangat cocok untuk menyimpan video beresolusi tinggi, file ISO, backup, dokumen besar, serta file multimedia lainnya.

exFAT juga lebih cocok dibandingkan NTFS ketika media penyimpanan akan digunakan secara bergantian pada beberapa sistem operasi atau perangkat.

Meskipun sangat praktis, exFAT tidak selalu menjadi pilihan terbaik.

Perangkat yang sangat lama mungkin tidak mendukung exFAT. Selain itu, exFAT tidak menyediakan fitur keamanan dan permission selengkap NTFS. Karena itu, pilihan antara exFAT dan NTFS perlu disesuaikan dengan penggunaan drive terlebih dahulu.

FAT32 vs NTFS: Mana yang Lebih Baik?

Tidak ada satu format yang selalu lebih baik untuk semua kebutuhan. Jika sebuah flashdisk akan digunakan untuk memindahkan file sederhana dan harus kompatibel dengan banyak perangkat lama, FAT32 adalah pilihannya.

Namun, jika drive digunakan sebagai media penyimpanan utama pada komputer Windows, NTFS lebih sesuai karena mempunyai fitur keamanan dan pengelolaan data yang lebih lengkap.

Ketika kita perlu menyimpan file tunggal berukuran lebih dari 4 GB. Dalam kondisi tersebut, FAT32 tidak dapat digunakan untuk file tersebut sehingga NTFS atau exFAT menjadi pilihan yang lebih tepat.

FAT32 vs exFAT: Mana yang Sebaiknya Dipilih?

FAT32 dan exFAT sama-sama memiliki desain yang lebih sederhana dibandingkan NTFS, tetapi exFAT menawarkan kemampuan yang lebih baik.

Jika kamu membutuhkan kecocokan dengan perangkat lama, FAT32 biasanya lebih aman untuk digunakan.

Sebaliknya, jika kamu menggunakan flashdisk atau kartu memori untuk menyimpan file video besar, file backup, ISO, atau data berukuran lebih dari 4 GB, exFAT jauh lebih aman.

Sebagai contoh, sebuah file video berukuran 8 GB tidak dapat disimpan sebagai satu file pada FAT32. Pada exFAT, keterbatasan tersebut tidak menjadi masalah, kamu bisa menyimpannya dengan mudah.

NTFS vs exFAT: Mana yang Lebih Baik?

NTFS lebih unggul dari sisi fitur keamanan, permission, journaling, dan integrasi dengan Windows. exFAT lebih unggul jika tujuan utamanya adalah portabilitas dan penggunaan media eksternal pada berbagai sistem operasi atau perangkat.

Jika sebuah SSD eksternal hanya digunakan pada komputer windows, NTFS wajib menjadi pilihan. Namun, jika SSD eksternal tersebut sering dipindahkan antara windows dan macOS misalnya, atau digunakan pada berbagai perangkat lainnya, exFAT merupakan pilihan yang tepat.

Sebenarnya, exFAT dibuat sebagai sistem file “alternatif”. Microsoft membuat exFAT bukan untuk menggantikan NTFS, melainkan untuk menggantikan FAT32 pada media penyimpanan portabel (flashdisk, kartu SD kamera, dll).

exFAT sengaja dibuat “biasa saja” tanpa sistem keamanan yang rumit agar bisa bekerja sangat cepat pada memori flash dan memiliki kompatibilitas yang luas (bisa dibaca di Windows, Mac, Linux, TV, hingga konsol game).

Apakah FAT32, NTFS dan exFAT Mempengaruhi Kecepatan Flashdisk?

File system bukan satu-satunya faktor yang menentukan kecepatan sebuah flashdisk HDD atau SSD.

Kecepatan juga dipengaruhi oleh jenis media penyimpanan, controller, interface USB, kualitas perangkat, ukuran file, pola pembacaan dan penulisan, serta sistem operasi.

Namun, karakteristik file system dapat memberikan perbedaan tertentu pada kondisi penggunaan tertentu.

Untuk penggunaan biasa, perbedaan performa antara FAT32, NTFS, dan exFAT sering kali tidak sepenting ketika memilih file system yang kompatibel dengan perangkat yang akan digunakan, yang penting cocok itulah yang dipilih.

Akhir Kata

Itulah penjelasan tentang perbedaan file system Fat32, NTFS dan exFAT. Dapat disimpulkan bahwa FAT32 cocok untuk berbagai perangkat, NTFS unggul dalam fitur dan penggunaan sistem operasi windows, sedangkan exFAT cocok sebagai format penyimpanan eksternal untuk file berukuran besar.

Untuk cek file system kamu bisa mengunjungi artikel berikut Cara Cek File System.

Bagikan:

Nasrullah Halim

Founder nginstall.id | Teknik Informatika. Penyuka dunia teknologi terutama dibidang Web Development. Saat ini sedang mengerjakan project Copywriting dan Web Design.

Artikel Terkait

Leave a Comment