Pernahkah kamu mendengar istilah IMEI saat membeli ponsel baru? atau ketika sedang melakukan transaksi jual beli online. IMEI adalah singkatan dari International Mobile Equipment Identity, yaitu nomor unik yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap perangkat seluler (HP). Karena saking uniknya, tidak ada HP yang memiliki IMEI sama layaknya sidik jari pada manusia.
Nomor IMEI digunakan oleh jaringan operator seluler untuk mengenali perangkat yang terhubung. Artinya, setiap kali kamu menyalakan ponsel dan mengaktifkan kartu SIM, jaringan akan membaca IMEI untuk memastikan perangkatmu terdaftar secara resmi.
Nomor IMEI biasanya terdiri dari 15 hingga 17 digit angka. Format biasanya mengikuti struktur TAC, FAC, SNR dan CD, yaitu:
- TAC (Type Allocation Code): Menunjukkan tipe dan model ponsel.
- FAC (Final Assembly Code): Menandakan lokasi pembuatan perangkat.
- SNR (Serial Number): Nomor seri unik untuk setiap unit.
- CD (Check Digit): Angka pengecekan untuk validasi IMEI.
Contohnya, IMEI 356789101234567 bisa menjelaskan asal ponsel, pabrik pembuatnya, dan urutan produksinya.
IMEI sangat penting di Indonesia, sejak tahun 2020 pemerintah melalui Kemenperin, Kemenkominfo (Komdigi), dan Bea Cukai menerapkan aturan validasi IMEI nasional. Tujuannya adalah untuk memberantas peredaran ponsel BM (black market).
Setiap HP yang dijual resmi di Indonesia wajib memiliki IMEI terdaftar. IMEI ilegal akan otomatis diblokir dari jaringan seluler diseluruh indonesia. Jadi kamu tidak bisa menggunakan kartu sim, ponsel tidak bisa terhubung ke jaringan, hanya WiFi saja yang bisa.
Fungsi IMEI
1. Sebagai Identitas Unik Ponsel
Setiap HP memiliki satu identitas global yang tidak bisa digandakan/ditiru, hal tersebut untuk memastikan keamanan ponsel baik di indonesia maupun luar negeri.
2. Membantu Menemukan HP Hilang
Jika HP kamu dicuri, operator bisa memblokir atau melacak perangkat menggunakan nomor IMEI.
3. Mencegah Peredaran HP Ilegal
IMEI yang tidak terdaftar akan diblokir sehingga tidak dapat digunakan di jaringan Indonesia.
Cara Mengecek Nomor IMEI di HP
Berikut beberapa cara untuk mengetahui IMEI:
1. Melalui Kode Dial
Ketikkan *#06# di menu panggilan. Tunggu beberapa detik, nomor IMEI akan muncul di layar.
2. Melalui Menu Pengaturan
Buka Pengaturan > Tentang Ponsel > Status > IMEI. Cara ini berlaku di hampir semua sistem operasi Android dan iPhone.
3. Lihat di Kotak Dusbook atau belakang Bodi HP
Biasanya, stiker IMEI tertera di bagian belakang kotak hp dan juga di dusbook hp.
Cara Mengecek Keaslian IMEI
1. Melalui Situs Kemenperin
Kunjungi situs resmi https://imei.kemenperin.go.id, lalu masukkan nomor IMEI, lalu klik Cari. Jika tidak bisa, cek di link resmi bea cukai di https://www.beacukai.go.id/cek-imei.html. Jika IMEI terdaftar, berarti HP kamu legal alias resmi di Indonesia.
2. Melalui Situs IMEI.info
Masuk ke https://imei.info, untuk melihat detail pabrikan, model, dan spesifikasi HP.
3. Melalui Aplikasi Operator
Beberapa operator seperti Telkomsel atau XL juga menyediakan layanan untuk memeriksa keaslian IMEI melalui aplikasi.
Apakah Bisa Mendaftarkan IMEI Ilegal Menjadi Legal?
Jawabannya adalah bisa. Kamu bisa mendaftarkan IMEI HP agar legal di Indonesia, terutama jika ponsel tersebut dibeli dari luar negeri (non-resmi) atau dibawa dari luar negeri secara pribadi. Pemerintah memang memberi kesempatan bagi pengguna untuk mendaftarkan IMEI secara sah melalui sistem resmi Bea Cukai, agar ponsel bisa digunakan dengan jaringan operator Indonesia (Telkomsel, XL, Indosat, dll).
Caranya:
- Masuk ke situs resmi bea cukai, https://www.beacukai.go.id/imei
- Isi Formulir Pendaftaran mulai dari, nama lengkap dan NIK (sesuai KTP/paspor), nomor penerbangan atau perjalanan luar negeri, merek, model, dan nomor IMEI perangkat, Bukti pembelian (invoice atau nota).
- Akan dapat QR Code Registrasi. Setelah mengisi data, sistem akan mengeluarkan QR Code atau nomor registrasi pendaftaran IMEI.
- Data akan divalidasi oleh Petugas Bea Cukai, saat tiba di bandara (jika kamu baru dari luar negeri), tunjukkan QR Code tersebut kepada petugas Bea Cukai untuk validasi. Jika kamu mendaftarkan dari Indonesia (pembelian online), proses validasi bisa dilakukan secara daring (online) tanpa harus datang ke bandara.
Setelah semua data valid dan pajak (jika ada) sudah dibayar, IMEI akan terdaftar dalam 1–3 hari kerja, dan HP kamu akan bisa langsung digunakan di jaringan seluler Indonesia.
Biaya Pendaftaran IMEI HP
Biaya pendaftaran IMEI tergantung dari harga HP dan jumlah barang yang dibawa. Kurang lebih seperti ini:
- Gratis (Rp 0) jika HP dibawa dari luar negeri dan nilainya di bawah USD 500 (sekitar Rp 8 juta) untuk maksimal 2 unit perangkat per orang.
- Jika nilai barang melebihi USD 500, maka dikenakan bea masuk, PPN, dan PPh sesuai ketentuan.
- Bea masuk 10%.
- PPN 11%, dan
- PPh 10%–20% (tergantung status NPWP).
Akhir Kata
Itulah pengertian imei beserta cara cek dan biaya pendaftarannya. Dengan begitu kamu sudah tahu fungsi dan manfaat imei di hp. Terlebih ketika sedang jual beli ponsel, pastikan imei terdaftar resmi. Dengan IMEI terdaftar, kamu bisa memastikan HP yang kamu gunakan legal, aman, dan resmi di Indonesia.






Leave a Comment